Minggu, 05 Juni 2011

Save The Earth: Riau Ramaikan PLI

Riau Ramaikan PLI
Peringati Hari Lingkungan Hidup


OLEH-OLEH: Produk Dalang Colection menjadi oleh-oleh bagi pengunjung Pekan  Lingkungan Indonesia (PLI).
 
 
“Hutan Penyangga Kehidupan (Forest: Nature at Your Service). Itulah  tema Hari Lingkungan Hidup tahun ini (2011). Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) melaksanakan Pekan Lingkungan Indonesia (PLI), di Jakarta, untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup yang bertepatan dengan Ahad, (5/6) ini. Seluruh lembaga pemerintah dan non pemerintah turut andil dalam kegiatan ini.
Laporan Mashuri Kurniawan, Pekanbaru 
mashuriiurniawan@riaupos.co.id

Kegiatan PLI ini dilaksanakan selama satu pekan yaitu tanggal 1-5 Juni 2011. Puncak kegiatannya akan dilaksanakan pada Ahad ini, yang juga bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup.
Begitulah pernyataan M Ilham Malik, Kepala Dinas Pusat Pengelolaan Eco Regional Sumatera (PPES) menjelaskan kegiatan yang tengah mereka ikuti di Jakarta kepada Riau Pos via telepon, akhir pekan lalu.
“Ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) setiap tahunnya. Bahkan ini merupakan PLI yang ke 15,” tuturnya lagi.
Ilham juga menjelaskan bahwa seluruh Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen, Kementerian, Pemerintah Provinsi/Kota/Kabupaten, Badan Usaha Milik Negara/Daerah, Perusahaan Swasta Nasional dan Multinasional, Organisasi Masyarakat, Perguruan Tinggi dan Lembaga Penelitian seluruh Indonesia turut andil mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dalam PLI ini.
    Untuk itu, lanjutnya, kita juga mengajak seluruh dinas-dinas dari pemerintahan Propinsi Riau, BUMD seperti Pertamina, Perusahaan-perusahaan swasta, serta lembaga swadaya dan kelompok-kelompok masyarakat untuk mengikuti kegiatan ini.
Kegiatan yang dilaksanakan secara umum adalah workshop dan seminar tentang lingkungan, festival green musik, eco driving dan  bazar atau pameran stand-stand dengan tema lingkungan.
Keunikan yang dirasakannya tahun ini adalah tempat kegiatan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. "Tahun-tahun dulu, kegiatan PLI dilaksanakan di dalam gedung. Namun tahun ini, demi menyatu dengan alam, PLI dilaksanakan di Lapangan Parkir Timur Senayan, Jakarta,” ceritanya.
Hal yang sama juga di ungkapkan oleh Sofya Seffen, yang turut membawa Dalang Collection pada pameran PLI tahun ini.
“Tahun ini lebih ramai daripada tahun-tahun sebelumnya. Sebab beragam stand-stand pameran yang ada mulai mendapat penambahan. Salah satunya adalah  stand yang khusus bertema tentang daur ulang,” ungkapnya ketika dihubungi via telepon.
Lebih  lanjut dikatakannya, dengan di fasilitasi oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Pekanbaru, dan PPES bisa mengikuti kegiatan PLI ini. Sofya begitu dirinya sering dipanggil, mengaku juga telah menyediakan tim khusus untuk mengisi pameran Dalang Collection dalam acara yang di buka langsung oleh Meteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono ini.
“Pengunjung yang datang ke stand pameran kami cukup ramai, itu terbukti dengan penjualan yang meningkat daripada biasanya,” terang Sofya lebih jauh.
Selain menyiapkan barang-barang daur ulang yang telah jadi dan siap dijual. Di Stand Dalang Collection para pengunjung juga mempunyai kesempatan belajar khusus tentang teknik merajut dan membuat berbagai barang-barang dari sampah plastik. “Kami memang telah menyediakan tim untuk mengajari para pengunjung yang ingin belajar,” ungkap ibu tiga anak ini.
Pameran tentang daur ulang, tidak hanya didominasi oleh dalang collection. “Bahkan dari Propinsi DKI Jakarta, memiliki stand daur ulang khusus, di mana semua tentang daur ulang ada di sana,” papar wanita yang juga staff di PPES ini. Tapi syukurnya lagi, tambah Sofya, produk Dalang Colection dijadikan sebagai oleh-oleh bagi para pengujung PLI untuk dibawa pulang sebagai tanda mereka sudah ke PLI.
Ketua Darmawanita PPES, Rina Delvi Amral, juga urung rembuk dalam memaparkan kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan oleh rombongan mereka. Diantaranya adalah Seminar peran perempuan dalam pengelolaan sampah melalui implementasi konsep 3R (reuse, reduce, recycle) secara teori dan praktek, talkshow respon dunia usaha terhadap perubahan iklim hingga kegiatan Sosialisasi permen 33 atau peraturan menteri nomor 33 tahun 2010, tentang upaya-upaya penanggulangan sampah.
    Sementara acara puncak yang digelar hari ini, PLI akan mengadakan kegiatan seribu sepeda, seribu pohon. Ini merupakan kegiatan bersepeda yang diawali dari Monumen Nasional dan diakhiri di Parkir Timur Senayan Jakarta.
Selain PPES, dinas pemerintahan Propinsi Riau yang turut mengikuti kegiatan PLI ini adalah Badang Lingkungan Hidup (BLH) Riau. “Ini merupakan kegiatan rutin yang kita ikuti setiap tahunnya,” ungkap Rosita Gurun, Sekretaris Umum BLH. Jadi, tambahnya, meskipun kita tidak mengadakan kegiatan khusus di Riau. Namun untuk kegiatan PLI merupakan kegiatan wajib yang kita ikuti dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Fadrizal Labay, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Riau. “Untuk di Riau sendiri, kita telah berencana mengadakan kegiatan gerakan menanam dan menabur benih, namun ini masih dalam bentuk perencanaan,” tuturnya.
Labay menyatakan bahwa dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup pada tahun 2011 ini. menggambarkan kepada manusia bahwa setiap aspek kehidupan manusia itu selalu berkaitan dengan lingkungan. “Jadi dalam rangka memperingati Hari Lingkungan ini, kita bisa mengambil hikmah, bagaimana manusia bisa memaksimalkan penggunaan potensi lingkungan, namun tidak melupakan efek-efeknya bagi kehidupan manusia,” terangnya.
Selain itu, Labay juga menjelaskan bahwa untuk acara ceremonial dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup tahun 2011 ini, mereka juga akan melakukan kegiatan upacara bendara di halaman kantor gubernur, esok.(tya-gsj)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Green Student Journalists | Bloggerized by Lasantha - Tebarkan virus cinta lingkungan | student_lovers_enviroment, Riau Province