Tampilkan postingan dengan label How To Save The Water. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label How To Save The Water. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Juli 2011

Konservasi Air (Sarwan K): Air Untuk Kita Semua

Air Untuk Kita Semua


KEBUTUHAN makhluk hidup akan air tak bisa dipisahkan. Tanpa air, mahluk hidup di muka bumi ini akan mati. Bagi tubuh manusia, air merupakan salah satu zat gizi makro yang sangat penting. Air berfungsi sebagai sumber asupan mineral, mengatur suhu  tubuh, pembentuk cairan darah, pembentuk sel, dan melancarkan pencernaan.

Senin, 18 Juli 2011

Konservasi Air (M. Sobirin): Kehidupan Ini Dibangun Di Atas Air

Kehidupan Ini Dibangun Di Atas Air


AIR  adalah sumber kehidupan. Semua makhluk hidup yang ada di atas muka bumi ini membutuhkan air guna mempertahankan kelangsungan hidup mereka. Tidak hanya itu, bisa dikatakan bahwa semua makhluk hidup ini sangat bergantung pada asupan air yang ada. Tanpa air makhluk hidup tidak ubahnya seperti daun-daun kering yang berguguran di musim kemarau. Satu persatu berjatuhan tanpa daya ke tanah, menumpuk, kemudian pada akhirnya membusuk. 

Minggu, 10 Juli 2011

Konservasi Air (Rifka Gusmida): Alarm Tendon Air

Alarm Tendon Air


Indonesia merupakan negara kepulauan yang kaya akan ketersediaan air. Namun, sangat disayangkan potensi ketersediaan air bersih dari tahun ke tahun cenderung menurun akibat pencemaran lingkungan dan kerusakan daerah tangkapan air. Kondisi diperburuk dengan perubahan iklim yang mulai terasa dampaknya sehingga membuat Indonesia mengalami banjir pada musim penghujan dan kekeringan pada musim kemarau. Padahal,  kecenderungan konsumsi air bersih justru naik seiring pertambahan penduduk.

Minggu, 03 Juli 2011

Konservasi Air (Adi Thio Anugrah): Cara Sederhana Jaga Air

Cara Sederhana Jaga Air


Bukan lautan hanya
kolam susu
Kail dan jala cukup
menghidupimu
Tiada badai tiada
topan kau temui
Ikan dan udang
menghampiri dirimu..

(kolam susu, Koes Plus)

Minggu, 26 Juni 2011

Konservasi Air (Abdullah. R) : Pentingnya Kesadaran Masyarakat

Pentingnya Kesadaran Masyarakat



KONDISI lingkungan yang cukup memprihatinkan dan permasalahan yang timbul dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan berakar pada perlakuan kejam (abuse) manusia terhadap alam. Manusia dengan seenaknya mengeksploitasi, menggali, memakai, memanfaatkan, dan menguras habis berbagai kekayaan alam yang ada dengan mengabaikan timbulnya berbagai negative effect bagi generasi mendatang. Dalam konteks global change dewasa ini, negara kita menghadapi lima tantangan adaptasi pengelolaan sumber daya alam (The WEHAB Challenges), antara lain : (1)Water yang berhubungan dengan masalah banjir dan kekeringan, (2)Eneryi mencakup bagaimana usaha kita untuk mendapatkan energi rendah karbon dan energi yang bersih, (3) Health ditandai dengan munculnya berbagai penyakit baru dan belum teratasi, (4) Agriculture berupa perubahan dalam produksi bahan makanan, dan Biodiversity dimana kita kehilangan sumber daya keanekaragaman hayati disebabkan kerusakan ekosistem (Arsyad dan Rustiadi:2008). Merujuk hal tersebut diatas masalah yang berhubungan dengan air mendapat perhatian tertinggi dan berimplikasi dengan permasalahan-permasalahan disebabkannya seperti banjir dan kekeringan. Menanggulangi problematika diatas untuk menyelamatkan defisit air maka konservasi air perlu disegerakan pelaksanaannya.

Minggu, 19 Juni 2011

Konservasi Air (Novel Elba): Jaga Kelestarian Air

Jaga Kelestarian Air



Siapa yang memungkiri bahwa air merupakan sumber kehidupan? Tidak ada, karena memang begitulah hakekatnya. Bahkan sekelompok orang atau masyarakat rela berperang demi ketersediaan air bersih. Ini sudah menjadi cerita dari zaman dulu untuk manusia. Namun sejauh mana kita menghargai keberadaan air agar tetap lestari?

Minggu, 12 Juni 2011

Konservasi Air (Sari Ningsih): Jaga Penyerapan Air Hujan

Jaga Penyerapan Air Hujan


Kondisi lingkungan yang semakin menuju titik-titik kerusakan yang semakin parah. Kita selalu berharap semoga manusia semakin peduli terhadap lingkungan. Sebab sudah menjadi sifat manusia bahwa ketika berada di saat-saat sulit baru menyadari bahwa sesuatu itu sangat berarti. Demikian juga halnya dengan persoalan air. Ketika air begitu menjadi barang berharga, manusia (termasuk saya) baru memahami bahwa, air juga sumber kehidupan bagi kita.

Minggu, 05 Juni 2011

Konservasi Air (Jufriati S.Sos): Bentuk Siswa Berwawasan Lingkungan

Bentuk Siswa Berwawasan Lingkungan
 

LINGKUNGAN sekolah adalah lingkungan kehidupan sehari-hari siswa. Jika lingkungan sekolah dapat ditata dan dikelola dengan baik, maka akan menjadi wahana efektif pembentukan perilaku peduli lingkungan.
Harus disadari bahwa usia sekolah mencerminkan kondisi di masa depan. Maka untuk membangun kesadaran terhadap upaya pelestarian fungsi lingkungan hidup akan lebih baik dimulai dari usia sekolah. Dengan demikian, mulai usia sekolah mereka segera berbuat nyata agar lingkungan hidupnya lebih menjanjikan kondisi yang layak secara ekologi. Jika sejak dini setiap insan, khususnya siswa telah diajarkan untuk mengenal lingkungan di sekitarnya, sangat mungkin mereka akan tumbuh menjadi individu yang sadar lingkungan.

Konservasi Air (Surya Aesri): Saatnya Air Gambut Menjadi Air Murni

Saatnya Air Gambut Menjadi Air Murni
 

AIR merupakan sumber daya yang sangat penting bagi setiap makhluk dalam melangsungkan kehidupan. Meskipun perannya sangat strategis, namun pengelolaan air masih jauh dari yang diharapkan. Sehingga air yang semestinya merupakan sahabat buat semua makhluk hidup, berubah menjadi penyebab bencana. Indikatornya, di musim kemarau, ketersediaan air sangatlah minim dan sebaliknya di musim penghujan, air ada di mana-mana dan melanda kita semua alias banjir.

Minggu, 29 Mei 2011

Konservasi Air (Wahyu Fitria Alqhansya Biwwahab): Sumur Resapan

Sumur Resapan  

KEBUTUHAN manusia akan air memang tidak bisa dipungkiri lagi. Karena dalam keseharian aktivitas manusia menggunakan air. Semakin meningkatnya kebutuhan manusia terhadap air, semakin besar pula energi yang dikeluarkan untuk menghemat air tersebut. Secara garis besar, manusia dan air merupakan komponen yang saling bergantungan satu sama lain.

Jumat, 27 Mei 2011

Konservasi Air (Fuji Kharisma) : Sepuluh Prinsip Solusi Krisis Air

Sepuluh Prinsip Solusi Krisis Air


PESATNYA perkembangan penduduk dunia memberikan pengaruh terhadap kebutuhan air.  Di dalam tubuh manusia terkandung 71% air. Dan, dunia ini mempunyai air bersih yang tersimpan di dalam tanah, permukaan bumi dan atmosfera. Air juga merupakan hal yang diperlukan bagi kelangsungan hidup dari semua bentuk kehidupan di bumi, baik manusia, hewan dan tumbuhan.

Minggu, 15 Mei 2011

Konservasi Air: Terapkan 5R

Kiriman :
Fatihatul Khairani
Mahasiswa TIF Fakultas Teknik UIN Suska Riau

Air merupakan hal yang penting bagi kehidupan makhluk hidup. Mulai dari makan, minum dan mandi bahkan mencuci kendaraan pun kita butuh air. Tapi pernahkah kita membayangkan bila ditempat kita air bersih menjadi sangat langka dan susah didapat? Sekarang mulailah untuk “care” dengan masalah ini karena dalam acara forum air dunia II (world water forum) di Den Haag pada Maret 2000 yang lalu disebutkan bahwa Indonesia termasuk negara yang akan mengalami krisis air pada tahun 2025. Bisa terbayang bagaimana rasanya hidup dengan kekurangan air bersih?

Konservasi Air: Menjaga Air Tanah


Ketika membaca tentang tema tentang konservasi air yang ada di halaman green holic ini saya langsung teringat dengan UUD 1945 pasal 33 ayat 3 yang berbunyi “Bumi dan air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”. Isi pasal tersebut bermakna bahwa segala sesuatu mengenai sumber daya alam termasuk di dalamnya air beserta kekayaan alam lainnya milik atau berada dalam wilayah teritori NKRI berarti dikuasai, diatur, dikelola, dan didistribusikan oleh negara atau pemerintah dengan segenap lembaga pengelolanya untuk dipergunakan bagi memakmurkan atau mensejahterakan rakyat.

Minggu, 01 Mei 2011

Konservasi Air (Angga Diharja Firdaus):Jaga Daerah Aliran Sungai

 Foto: Angga DF

Ide tulisan ini berawal dari realitas yang ada di sekeliling kita mengenai kondisi air yang semakin memprihatinkan setiap harinya.  Air merupakan salah satu komponen dari alam yang tersedia melimpah berikut sarana vital bagi kelangsungan kehidupan   di bumi ini. Air merupakan sumberdaya alam yang dapat diperbarui (renewable natural resources) dan bukan berarti penggunaan air dapat digunakan sesuka hati. Sedikit pemaparan mengenai proses aliran air sungai. Air sungai mengalir dari hulu yakni tempat permulaan air mengalir dari berbagai sumber mata air  di pegunungan. Kemudian mengalir melewati daerah aliran sungai (DAS) sebagai saluran menuju hilir sungai yang bermuara ke laut. Daerah aliran sungai melalui berbagai bentang alam sekaligus melalui permukiman penduduk yang tinggal di sekitarnya. Tak sedikit masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai memanfaatkan aliran sungai sebagai sarana kebutuhan hidupnya. Mulai dari memasak, mandi, mencuci, hingga mencari ikan. Realitas seperti ini sedikit dapat kita jumpai pada permukiman masyarakat yang tinggal di kaki-kaki gunung dengan air jernih dan segar yang berasal dari sumber mata air pegunungan yang mengalir di daerah aliran sungai. Tapi, bagaimana dengan masyarakat yang tinggal lebih jauh dari kaki gunung hingga perkotaan dalam hal memperlakukan daerah aliran air sungai?

Senin, 25 April 2011

Konservasi Air (Teguh Asrin): Cegah Keterbatasan Air

Foto: Teguh Asrin

Pada saat ini sering kita jumpai sungai-sungai yang banyak dipenuhi dengan sampah-sampah. Baik itu sampah rumah tangga maupun jenis sampah yang lainnya. Ini semua tidak lepas dari ulah tangan manusia yang banyak membuang sampah ke sungai. Lihat saja Sungai Siak yang saat ini tidak lagi sebersih beberapa tahun yang lalu. Akibatnya banyak mata air darat yang telah terkontaminasi. Hal ini dapat mengakibatkan keterbatasan air yang ada di bumi. Karena itu sekarang mulai banyak dicanangkan program konservasi air.

Minggu, 17 April 2011

How To Save The Water? (NEW)

Setelah evaluasi tiga bulan, dan tulisan terbaik dari Combat Climate Change (3C) telah ditemukan. So, sekarang waktunya untuk mengkonservasi air. Yap, untuk tiga bulan ke depan, tema 3C akan diganti dengan:
How To Save The Water (Konservasi Air).

 
Design by Green Student Journalists | Bloggerized by Lasantha - Tebarkan virus cinta lingkungan | student_lovers_enviroment, Riau Province