Tampilkan postingan dengan label penanggulangan sampah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penanggulangan sampah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 November 2011

Penanggulangan Sampah: (Azwarly Hanef) Pikir Ulang (Rethink)

Pikir Ulang (Rethink)

Bicara soal sampah, saya ingat dengan film Wall-E. film ini bercerita tentang robot pintar dengna setting tahun 2110,  yang tugasnya  mengumpulkan sampah lalu diolah menjadi sebuah bentuk kubus dan menjadikannya bertumpuk tumpuk menyerupai gedung gedung. Wall-E satu-satunya robot sampah yang masih ada di bumi, sementara manusia meninggalkan bumi dan melakukan perjalanan dengan pesawat canggih luar angkasa mengelilingi antariksa. Sesekali manusia akan mengirimkan robot pencari tumbuhan ke bumi untuk memastikan sudah bolehkan manusia pulang kembali ke planet mereka.

Kamis, 29 September 2011

Penanggulangan Sampah (Nana Tryana): Lakukan Sesuatu

Lakukan Sesuatu


DILARANG Membuang Sampah Sembarangan! Slogan ini tentunya sering kita dengar dimana-mana. Di rumah, di sekolah, maupun ditempat-tempat umum. Tetapi, masih juga banyak sampah yang menyelimuti alam kita. Dan, pertanyaan klise yang selalu kita dengungkan adalah, kenapa? Ya karena slogan tersebut hanya menjadi slogan yang sekedar dibaca, tapi tidak mampu menggugah seseorang untuk benar-benar menjaga lingkungan dari sampah.

Kamis, 22 September 2011

Penanggulangan Sampah (Merissa Asrina Nenty): Sampah? Ayo Tanggulangi!

Sampah? Ayo Tanggulangi!


Sampah saat ini sudah menjadi selebritis dikalangan masyarakat. kita Tidak hanya di Indonesia, di negara-negara berkembang lainnya pun sampah menjadi permasalahan utama bagi lingkungan. Sampah yang notabane adalah material sisa yang tidak diinginkan dari suatu proses, lambat laun meningkat keberadaannya seiring dengan proses kehidupan yang dijalani oleh manusia. Setiap aktivitas yang dilakukan oleh manusia akan menghasilkan sampah sebagai sisa buangannya.

Jumat, 16 September 2011

Penanggulangan Sampah (Alizar Tanjung): Kreatif dengan Sampah

 Kreatif dengan Sampah

Apakah yang terpikirkan oleh pejalan kaki, pelari, pemilik kendaran bermotor, pedagang sayur, birokrat kantor saat berhadapan dengan sampah? Hal respect yang akan dilakukan adalah menutup hidung, kemudian berujar “bau busuk”, siapa yang membuang sampah sembarangan? Sumber penyakit”. Kalau orang yang sadar lingkungan akan berujar, harus cepat ditanggulangi”. Hal berikutnya adalah menghindari. Tentunya ini kejadian umum yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi kehidupan kota dan kota metropolitan tidak akan berhenti dijamah oleh sampah.

Jumat, 09 September 2011

Green Teacher: Sekolah Kami yang Hijau

Sekolah Kami yang Hijau
 

SMA N 1 Kuantan Mudik adalah salah satu sekolah tingkat menengah atas yang ada di Kecamatan Kuantan Mudik. Sekolah kami ini berada tidak jauh dari Danau Kebun Nopi (begitu biasa masyarakat di sini menyebutnya) yang akan menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) pada 2012 nanti.

Penanggulangan Sampah: Penanggulangan Sampah dengan Metode 3-R

Penanggulangan Sampah dengan Metode 3-R
 

SAMPAH merupakan konsekuensi logis dari adanya aktivitas manusia. Pertambahan penduduk dan perubahan pola konsumsi masyarakat menimbulkan bertambahnya volume, jenis, dan karakteristik sampah yang semakin beragam. Pengelolaan sampah selama ini belum sesuai dengan metode dan teknik pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan sehingga menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan, kemudian sampah telah menjadi permasalahan nasional sehingga pengelolaannya perlu dilakukan secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir. Agar memberikan manfaat secara ekonomi, sehat bagi masyarakat, dan aman bagi lingkungan. Serta dapat mengubah perilaku dan paradigma masyarakat tentang “sampah” itu sendiri. Hal ini perlu dilakukan secara bersama dan kerja ekstra dalam mensosialisasi serta mengaplikasikan hal ini.

Minggu, 14 Agustus 2011

Penanggulangan Sampah (Melati Octavia): Teknologi Sampah “Door Closer dari Botol Bekas”

Teknologi Sampah
“Door Closer dari Botol Bekas”


Sampah merupakan sesuatu hal yang tidak berguna, baik itu organik maupun anorganik. Saat ini sampah menjadi salah satu masalah lingkungan yang cukup pelik dikarenakan jumlahnya yang semakin meningkat. Peningkatan jumlah sampah berbanding lurus dengan peningkatan jumlah penduduk dan tingkat perilaku konsumtif. Penumpukan sampah yang biasanya kita lihat merupakan hal penting yang harus kita tanggulangi bersama. Sebagian besar sampah berbahaya berasal dari bahan plastik, seperti botol, bungkusan plastik, dan barang plastik lainnya. Sekitar tahun 30-an plastik ditemukan. Sejak itu pula penggunaan plastik berbahan polietilen melejit. Catatan 2006 menyebutkan, penggunaan plastik per tahun setara dengan 4.783 kali kapal Titanic, jumlah yang cukup besar. Bahan plastik memiliki struktur yang sangat kompleks, sehingga sangat sulit diuraikan secara alami karena membutuhkan ribuan tahun untuk menguraikannya. Berbagai upaya dilakukan dalam menanggulangi masalah penumpukan sampah, salah satunya adalah daur ulang. Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru dengan tujuan mengurangi sampah dan membuat barang baru yang lebih berguna. Saat ini daur ulang yang berbasis teknologi menjadi sesuatu bentuk trend dalam melestarikan lingkungan dan juga penggunaan barang daur ulang. Salah satu teknologi sampah yang bisa kita aplikasikan dikehidupan sehari-hari adalah  alat  penutup  pintu otomatis atau lebih dikenal dengan Door Closer. Alat ini sering kita temui ditempat umum dan terletak di bagian kusen pintu.

Penanggulangan Sampah (Thilal Fajri ): Sampah Menjadi Lebih Berharga

Sampah Menjadi Lebih Berharga
Sore itu aku cukup terpana melihat sebuah kerajinan tangan, yaitu lampu hias. Warna beragam, mulai dari hijau, biru, merah. Kuperhatikan seksama, ternyata  lampu hias itu terbuat dari botol plastik bekas. Wah, bagus ya pak, komentarku pada penjual lampu hias tersebut.

 
Design by Green Student Journalists | Bloggerized by Lasantha - Tebarkan virus cinta lingkungan | student_lovers_enviroment, Riau Province