Selasa, 14 Februari 2012

Biodiversitas: Daun Berjari Tiga Endemik Rokan-Sumatera

   ARISTOLOCHIA daun berjari tiga ini merupakan endemik Rokan-Sumatera. Dikarenakan belum adanya pengakuan dan temuan para pakar kupu-kupu di Sumatera ini sejak ditemukan, di Hapanasan Pasirpengaraian.
Dari sumber yang dipercaya Taslim menyebutkan tanaman ini disebut dengan “spotuih” bila kita alihkan kedalam bahasa Indonesia sebut sajadengan “akar petir”.



   Banyak manfaat tanaman ini dimasa dahulu, untuk obat sakit perut yang sangat kritis, dan diakui jarang ditemukan saat sekarang mendekati pupuih (punah).


   Daun Spotuih ini bila diremas berbau sirih, namun bila dimakan tidak seperti sirih rasanya. Para Kupu-kupu Papilionidae pemanfaat Aristolochia daun berjari tiga saat ini. Secara umum ada empat spesies papilio sebagai berikut ; Atrophaneura Antiphus, Atrophaneura nox, Atrophaneura varuna, Troides cuneifera.

Oleh : Yusri Syam
Pusat Informasi Kupu-Kupu Sumatera
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Green Student Journalists | Bloggerized by Lasantha - Tebarkan virus cinta lingkungan | student_lovers_enviroment, Riau Province