Tampilkan postingan dengan label Tips Hijau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Hijau. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Januari 2010

Tips Hemat Penggunaan AC

Tips Hemat Penggunaan ACBerikut ini GSJ coba bagi-bagi info tentang tips menghemat pemakaian AC. Ternyata, AC yang hidup beberapa jam sehari saja bisa menghasilkan 100 kg CO2, kacaukan? berikut tips tadi GreenLifeStyle.
-------------------------
Tips Hemat Penggunaan AC

Faktanya, lebih dari 50% konsumsi energi listrik di rumah adalah untuk alat penyejuk udara, atau air conditioner (AC). Di kantor, angka ini naik hingga 70%. Sementara, saat ini pemadaman listrik terjadi secara rutin.


Solusinya? Dengan mengurangi penggunaan AC kita tidak hanya bisa menghemat uang, listrik dan memperpanjang umur AC, namun juga ikut membantu agar listrik tidak ‘byar-pet' terus. Siapa takut?

Kita mulai dari awal.Sebenarnya, apakah kita memang memerlukan AC ini? Kan, solusi yang paling hemat dan ramah lingkungan adalah untuk simpanatau jual ACnya dan buka lebar-lebar jendela kita untuk menikmati AC alam. Kan, fungsi AC adalah untuk menyejukkan ruangan bukan untuk mendinginkan atau apalagi membuat orang beku.

Realitanya, jaman sekarang ini sudah sulit untuk tinggal di rumah di daerah perkotaan yang dibangun dengan menggunakan ventilasi alami, tanpa AC. Seringkali kita terpaksa menggunakan AC karena tidak tahan akan panasnya udara. Untungnya, banyak sekali langkah yang dapat kita terapkan untuk menghemat penggunaan AC.

Begini caranya:

* Pilih AC hemat energi
AC harus mampu menyejukkan ruangan secara cepat. Dengan ukuran evaporator pendingin dan kipas yang lebih besar, maka akan lebih cepat mendinginkan ruangan secara alami dan seimbang.

>> Cari AC hemat energi
>> Bagai memilih alat AC yang hemat energi


* Pilih AC dengan freon yang ramah lingkungan
Freon adalah bahan cair yang menghasilkan dingin dalam ACnya. Pilih AC dengan freon yang ramah lingkungan, seperti freon hidrokarbon.

* Tentukan Kapasitas AC (PK)
Sering terjadi, konsumen membeli AC dengan kapasitas (PK) yang lebih besar dari kebutuhanya, sehingga tidak efisien dan boros energi. Alhasil, tagihanya naik terruusssss! Maka, pilih kapasitas AC yang tepat, dengan acuan kapasitas berkisar antara 600 BTU/jam/m2.

* Pakai timer agar AC beroperasi hanya pada saat dibutuhkan
Gimana rasanya saat bangun pagi dalam ruangan yang super dingin sebab AC menyala terus semalaman? Badan pasti terasa gak enak kan?

AC tidak perlu dipakai sepanjang kita tidur. Sebaiknya hidupkan AC seperempat jam sebelum saat tidur, dan timernya di set selama 1-2 jam mati otomatis. Kalau ACnya sudah mati, ruangnya akan tetap dingin selama beberapa jam kemudian. Untuk siang hari, usahakan mematikan AC, jika akan meninggalkan ruangan dalam waktu relatif lama.

* Atur suhu AC dengan thermostat
Untuk aktivitas sehari-hari, atur suhu AC yang paling optimal dari sisi kenyamanan dan pemakaian energi (tidak lebih dingin dari 25 °C), yaitu 3-5°C lebih rendah dari suhu di luar ruangan) . Ingat: setiap kenaikan temperatur 1°C dapat menurunkan konsumsi energi sebesar 3-5% (BPPT). Lumayan!

* Bersihkan filter AC, coil kondensor dan sirip AC secara teratur, tiap 3 bulan
Dengan memelihara AC secara rutin, kamu mampu menghemat listrik sampai dengan 20%. Energi yang dikonsumsi peralatan pendingin akan lebih rendah 10% pada kondensor yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Terganggunya sirkulasi udara karena debu yang menumpuk, menyebabkan kondensor mengkonsumsi lebih banyak listrik.

* Gunakan penutup pada bagian ruangan yang terkena sinar matahari langsung

* Usahakan pintu, jendela dan ventilasi udara selalu tertutup saat AC menyala.

* Gunakan lampu ruangan yang memiliki temperatur kerja rendah.

* Ganti AC yang sudah tua
Untuk alat AC yang telah berumur lebih dari 10 tahun, pemakaian energi akan lebih besar 30-50% dibandingkan dengan peralatan pendingin dengan teknologi baru.


Belum puas? Coba tips yang berikut

* gunakan lampu induksi yg tidak panas sehingga beban ac tidak terlalu berat
* pasang solar chimney
* naikin plafon, terus di bawah atap taruh material penahan panas
* rubah jendela supaya lebih lebar, maksimalkan jalusi
* warna cat tembok, kebiruan mendorong adanya feeling lebih cool daripada misalnya kuning gading
* pasang ceiling fan
* rumah dengan dinding dari kayu rasanya lebih sejuk
* jika terpaksa pakai AC, hindari menempatkan peralatan elektronik di bawah atau di dekat indoor unit...

Sumber: Iwa Garniwa, GreenLifestyle.

Jumat, 15 Januari 2010

Mengurangi Penggunaan Plastik saat Belanja

Mengurangi Penggunaan Plastik saat BelanjaSudah banyak orang yang mendiskusikan tentang pentingnya mengurangi pengunaan kantong plastik. Tapi berapa banyak yang sudah betul-betul berhenti memakai kantong kresek saat belanja?

Mungkin pertanyaan kamu, "Memang kenapa tidak boleh pakai kresek? Kan, kresek itu gratis dan praktis?!" Betul! Namun, tiap tahun jutaan kantong kresek dibuang setelah dipakai hanya satu kali. Kresek jadi sampah--dibuang dan dibakar. Kemudian, kresek akan masuk ke got, menyumbat aliran air dan menyebabkan banjir.

Ayo, ikuti beberapa tips berikutnya supaya ketika kamu diberikan kantong kresek saat di kasir, kamu bisa jawab: "Tidak perlu, saya bawa tas sendiri!"

TIPS:

1. Senantiasa simpan tas belanja di dalam tas (ransel) dan kendaraan kamu. Biar kamu tidak perlu pakai kresek lagi, simpan tas tersebut di bawah kursi sepeda motor, di dalam mobil, atau di ransel kamu... biar kamu gak perlu lagi mengeluh, "wadooooh, saya lupa lagi bawa tas belanja".

2. Beli tas yang mudah dilipat dan dibawa ke mana-mana, misalnya tas Bagoes (cara pesan). Tas Bagoes dilengkapi dengan gantungan kunci, untuk membawa kunci rumah atau mobil.

# Mesh bagBawa kantong plastik yang bisa dipakai ulang (Ziploc atau mesh bag (foto di kanan)) untuk sayuran dan buah. Kemasan Ziploc bisa dipakai ulang, dan karyawan di pasar swalayan tidak keberatan kalau kamu bawa kemasan sendiri (bahkan mereka suka karena jadi topik diskusi :-). Tas Ziploc bisa dibeli dimana saja (biasanya merk Bagus) dengan harga murah.

# Ingatkan kasir bahwa kamu tidak perlu kantong kresek. Biasanya kasir secara otomatis memasukkan belanjaan si pembeli ke dalam kantong kresek. Saat akan membayar, katakan kalau kamu tidak membutuhkan kantong plastik, sambil menunjukkan tas belanja yang sudah kamu bawa.

# Jelaskan pada kasir alasan kamu membawa tas sendiri. Masih banyak orang yang tidak mengerti kenapa kita harus mengindari pakai kemasan plastik yang hanya dipakai satu kali. Kalau mereka paham alasannya, biasanya mereka akan mendukung upaya seperti ini, apalagi kalau kamu sering belanja di pasar swalayan mereka.

# Jika lupa membawa tas belanja dari rumah, masukkan belanjaan ke dalam ransel, tas atau kantong celanamu. Jika hanya membeli produk yang berukuran kecil dan dalam jumlah sedikit, seperti permen, odol, sabun, baterai, atau air kemasan, bawa saja dengan tangan, atau masukkan ke dalam kantong celana atau tas.

Diambil dari GreenLifeStyle.or.id
"Bagaimana mengurangi penggunaan plastik saat belanja?"

Kamis, 07 Januari 2010

Hemat Kertas = Selamatkan Hutan

Hemat Kertas Selamatkan Hutan
Bisa dibilang saat ini kertas sudah menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat urban. Apalagi kita terbiasa menggunakan kertas dengan cara yang boros. Tapi tanpa kita sadari bahwa pada saat yang bersamaan hutan alam kita habis ditebang diantaranya untuk memenuhi kebutuhan kertas.

Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk mengurangi penggunaan kertas agar bisa menyelamatkan hutan kita?

Tips hemat kertas di tempat kerja:

• Sebisa mungkin hindari mencetak dokumen atau imel yang tidak penting.
• Tulis slogan "THINK BEFORE YOU PRINT!" dengan huruf besar, dan tempel di dinding kantor atau di dekat layar komputer.
• Gunakan/ cetak kertas bolak-balik. Tindakan ini bisa menghemat penggunaan kertas hingga 50%.
• Saat akan mencetak dokumen, gunakan menu "print 2 pages per sheet". Artinya, 2 halaman dicetak jadi 1 halaman. Hurufnya memang jadi lebih kecil, tapi masih nyaman untuk dibaca.
• Kirimlah draft dokumen (masih perlu diedit ulang) melalui surat elektronik dan hindari pencetakan salinan draft dokumen yang tidak perlu.
• Atau tempelkan draft dokumen pada papan pengumuman untuk digunakan bersama-sama. Ini lebih baik daripada mendistribusikan begitu banyak salinan dokumen.
• Kumpulkan kertas yang satu sisinya masih kosong. Pakai ulang kertas (reuse) untuk mencetak atau fotokopi dokumen.
• Atau pakai ulang kertas tersebut sebagai kertas fax.
• Hindari penggunaan fax sheet cover, yang seringkali memakan hampir satu halaman penuh.
• Amplop bekas yang masih rapi, bisa digunakan ulang. Bagian nama penerima & pengirim bisa ditiban dengan stiker atau kertas kosong. Tetap terlihat sopan kok.
• Belilah printer dan mesin fotokopi yang mampu mencetak pada kedua sisi kertas secara otomatis. Dan pastikan setiap orang paham cara penggunaannya.
• Jangan lupa, di setiap imel kita bikin tulisan seperti, "Please don't print this e-mail unless you really need to. Save trees!"

Tips hemat kertas saat rapat/workshop/seminar:

* Sebaiknya saat rapat/seminar/workshop membawa buku catatan sendiri, sehingga tidak perlu menerima buku catatan baru.
* Saat menyelenggarakan acara seperti seminar/workshop, materi untuk seminar kit bisa dibuat dari kertas-kertas bekas di kantor. Lalu, di bagian depan (cover) ditulis info seperti,"Sebagai upaya menyelamatkan hutan, kami menggunakan kertas bekas untuk seminar kit ini".
* Materi presentasi sebaiknya dibagikan dalam bentuk flash disk (atau CD), yang bisa diubah seketika saat acara berlangsung, karena pembicara seringkali memberikan file di detik-detik terakhir pas hari H. Cara ini jelas sangat mengurangi penggunaan kertas dalam jumlah banyak (yang bisa saja setelah selesai workshop, materinya dibuang oleh para peserta). Dan juga menghemat biaya dibanding membuat seminar kit khusus dalam bentuk hardcopy.
* Selebihnya bisa lihat di tips bikin seminar yang ramah lingkungan.

Tips hemat kertas saat berbelanja dan kegiatan lainnya:

* Saat isi pulsa ponsel, pilih yang elektronik aja. Sayang kan kertas voucher, baru dibeli langsung dibuang.
* Ketika gaul di kafe atau resto yang menggunakan kertas untuk alas gelas dan piring, kembalikan alas kertas tersebut ke pelayan. Katakan bahwa kita tidak membutuhkannya.
* Saat gaul di mall/pusat perbelanjaan/pameran, pihak SPG sering memberikan kita flyer ato brosur promosi produk baru. Jika berminat untuk tahu, kita bisa berhenti sebentar untuk membaca. Setelah itu, brosur bisa kita kembalikan. Dengan begitu kita hanya membawa pulang brosur yang infonya benar-benar kita butuhkan.
* Hindari menerima laporan rekening bank atau tagihan ponsel dalam bentuk lembaran kertas yang dikirim via pos. Kontak bagian customer service untuk bilang bahwa kita lebih memilih informasi yang bisa dilihat secara online via internet.
* Untuk kirim undangan kawin/arisan/seminar, sebaiknya gunakan e-mail aja.
* Undangan perkawinan saat ini bisa dibuat dalam bentuk interaktif. Jadi yang bersangkutan tinggal kirim alamat tautannya ke pihak yang akan diundang. Lebih murah dan tidak menggunakan kertas.
* Namun, jika harus membuat undangan kawin dalam bentuk kertas, sebisa mungkin bikin yang sederhana dan tidak menggunakan banyak kertas. Selain lebih hemat biaya, semahal apapun undangan kawin pasti akan berakhir di tong sampah.
* Suka membeli buku? Coba kontak penerbit buku favorit kamu agar menggunakan kertas daur ulang (seperti kertas koran) untuk mencetak buku. Selain supaya harganya bisa lebih murah, juga supaya tampak seperti novel impor yang bukunya lebih tipis dan tidak berat.

Bagaimana? Rasanya tidak repot kan menjalankan kiat-kiat di atas? Malah sebaliknya, biaya yang dikeluarkan jadi lebih murah. Seperti yang disampaikan seorang anggota milis Greenlifestyle,"Mari kita ciptakan pasar yang memiliki kebutuhan akan kertas minimal".

Sumber: Tips selamatkan hutan dengan menghemat kertas
GreenLifeStyle.or.id

Minggu, 03 Januari 2010

Tips Menghijaukan Rumah dengan Pohon

Satu pohon yang kita tanam sangat berarti bagi penhijauan bumi ini. Dengan menanam satu batang pohon saja, maka akan menambah debit penghasil oksigen di planet ini, jadi jangan ragu-ragu untuk menanam pohon, berikut ini kami sediakan tips Tips Menghijaukan Rumah dengan Pohon, dikutip dari GreenLifStyle.
-----------------------
Tips Membuat Tanaman di Rumah

Tanaman ternyata memiliki fungsi yang sangat penting, yaitu menghasilkan oksigen yang secara langsung digunakan oleh manusia. Selain itu, beberapa jenis tanaman juga punya ‘kemampuan khusus' misalnya: mengurangi polusi, menghisap asap rokok, mendatangkan kupu-kupu yang membantu proses penyerbukan, memiliki daya serap air yg tinggi, dapat menarik permukaan air tanah supaya lebih dekat ke permukaan, membantu menyimpan air di bawah tanah, dll.


Adapun kebutuhan manusia adalah sekitar 2,9 kg O2/hari atau sekitar 0,12 kg O2/jam. Jadi kalau di rumah kita tinggal 4 orang, diusahakan ada minimal 4 tanaman semak atau 1 pohon.

* Pada umumnya tanaman itu butuh banyak air pada saat dia pertama kali ditanam, karena pada saat itu tanaman sedang beradaptasi dengan lingkungan barunya. Tapi pada saat akarnya sudah bisa menembus tanah, penyiraman sudah bisa dikurangi. Apalagi kalau tanaman tersebut ditanam di tanah (bukan di pot). Waktu penyiraman paling baik adalah pagi sebelum jam 9 atau sore setelah jam 16, sehingga penguapan bisa diminimalisir.

* Sebaiknya untuk daerah yang kesulitan air tidak dianjurkan untuk menanam jenis palem-paleman (Palmae), karena tanaman ini membutuhkan air setiap harinya rata-rata 60 liter. Namun ada pula jenis tanaman yang memiliki kemampuan untuk "menaikkan" air tanah yaitu pohon Gayam (Inocarpus edulis).

* Tanaman Perdu/Semak (Shrubs) yang bisa mereduksi polusi antara lain Bugenvil (Bougainvillea sp), Puring (Codiaeum variegatum), Nusa Indah (Mussaenda sp), Sri Rejeki (Aglaonema sp), Taiwan Beauty (Cuphea sp). Jenis-jenis tanaman ini merupakan tanaman yang tidak sulit dirawat.

Yang ‘tidak sulit dirawat'

Spesifikasi ‘tidak sulit dirawat' adalah, untuk pertumbuhan tanaman dengan baik, tanaman tersebut tidak memerlukan pupuk, tidak harus dipangkas setiap 2 minggu, tidak mudah terkena penyakit dan hanya memerlukan air untuk pertumbuhannya.

Yang bisa mengurangi (polusi) asap rokok misalnya Pedang-pedangan (Sansiviera sp), Katis Kodok (Sansiviera trifasciata), atau jenis tanaman sukulen lainnya. Tanaman ini pun cukup efektif fungsinya apabila diletakkan di dalam ruangan (indoor plants).

Adapun jenis tanaman yang bisa mendatangkan serangga terutama adalah jenis tanaman yang berbunga. Misalnya:

• Lantana (Lantana camara)
• Pacar air (Impatiens balsamina)
• Cosmos (Cosmos sp)
• Melati (Jasminum sambac)
• Kaca Piring (Gardenia augusta)
• Soka (Ixora sp)
• Sutra Bombay (Portulaca grandiflora)
• Batavia (Jatropha pandurifolia)
• Nusa Indah (Mussaenda sp)
• Bawang-bawangan (Zephyrantes pintoii)
• Mandevilla (Mandevillae sp)
• Oleander (Nerium oleander)
• Tapak Dara (Vinca rossae)
• Kembang Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis)
• dll

Mau cari tanaman yang mendatangkan burung?
Biasanya jenis tanaman (terutama pohon atau perdu) yg memiliki buah atau bunga. Misalnya Flamboyan (Delonix regia), Dadap Merah (Erythrina crystagelli), Bunga kupu-kupu (Bauhinia purpurea), Sikat Botol (Callistemon speciosa), Kamboja (Plumeria sp), Trembesi (Samanea saman), Bungur (Lagerstromia loudonii), dll.

‘Gardening' yang baik bukan hanya mengetahui jenis tanamannya. Tapi kita juga harus mempelajari habitat hidup tanaman tersebut. Misalnya sebagian besar tanaman yang berbunga tidak bisa ‘cantik' di tempat yang ternaungi (teduh/shade). Kalaupun bisa hidup, biasanya tidak berbunga.

Komposisi tanaman
Kalau sudah menguasai habitat tanaman tersebut, langkah berikutnya tinggal menentukan komposisi tanaman. Hal ini juga dipengaruhi oleh bentuk rumah dan posisi rumah tersebut.

Tanaman dapat dikomposisikan berdasarkan strata tinggi rendah tanaman (tanaman tinggi ada di belakang dan tanaman rendah ada di bagian depan), tekstur (bentuk) daun tanaman dan warna bunga atau daun.

Jadi, taman yang hanya 2 x 3 m2 pun bisa menjadi taman yang memiliki nilai fungsi dan estetika yang optimal.

Diambil dari: GreenLifeStyle.or.id

Sabtu, 02 Januari 2010

Tips Hemat Air di Rumah

Menghemat air di rumah ternyata juga mampu mengurangi pemanasan global dan menyelamatkan lingkungan kita lho!. Ya dengan menghemat penggunaan air di rumah, setidaknya menghindari rumah kita dari krisis air. Berikut tipsnya:
-----------------------------------
Tips Hemat Air di Rumah
TIPS (mulai dari paling mudah)

* Cek kondisi sambungan antara pipa air dan keran di setiap titik saluran air yang ada di dalam rumah.

* Simpan air bekas saat cuci piring: Bak cuci piring 'double sink' lebih hemat air karena air keran tidak perlu mengucur terus saat mencuci. Gunakan satu ember di salah satu bak, dan buang air bekas cucian untuk menyiram tanaman atau WC.

# Memasukkan botol air di tanki WC: Terdengar aneh kan? Padahal, memasukkan botol kemasan yang diisi air dalam tanki WC merupakan salah satu cara paling efektif, mudah dan murah untuk menggurangi pengunaan air saat flushing. Dalam 1 hari, kita membuang air sebanyak 2.5 botol galon air bersih hanya untuk membilas toilet. Dengan menggunakan botol air, kita bisa menghemat antara 15-20 liter per hari.

# Mandi 5 minit saja: Menghabiskan air bersih sekitar 30 liter saja, daripada menggunakan bathtub (bisa 60 liter).

# Gosok gigi dengan keran tertutup: Capek, kita suka lupa matikan keran saat sikat gigi. Tapi, membiarkan keran terbuka selama 1 menit itu sama dengan membuang 1 botol galon air bersih sehari.

# Memasang keran 'one touch': (liter air yang dihematkan per hari = 85%).

# Membuat lubang Biopori: Cara pembuatannya sangat mudah, yaitu dengan membuat lubang berdiameter 10 cm. Lubangnya diisi dengan sampah organik. Saat hujan turun, lubang ini akan terisi air. Air tersebut akan meresap ke dalam tanah dan diikat sebagai sumber air tanah yang nantinya akan kita butuhkan sebagai suplai air bersih.

# Memasang talang air: Dengan media penyalur air hujan ini, air hujan disalurkan ke bidang yang lebih rendah, misalnya ke selokan atau/dan ke sumur resapan.

# Pilih toilet/wc dengan 'dual flush': Sistem pembilasannya terdiri atas dua pilihan, sesuai dengan kebutuhan.
--------------------------
Nah udah tahu kan tips agar penggunaan air di rumah agar lebih hemat. Ayo kita mulai berhemat air...

Sumber: GreenLifeStyle

 
Design by Green Student Journalists | Bloggerized by Lasantha - Tebarkan virus cinta lingkungan | student_lovers_enviroment, Riau Province