Minggu, 11 Desember 2011

Cara Gaul Jaga Lingkungan (Muhammad Fadhilah): Jadikan Pohon Soulmate

Jadikan Pohon Soulmate

Kiriman:
Muhammad Fadilah
Mahasiswa Ilmu Kelautan
Universitas Riau
Di zaman yang semakin modern seperti sekarang ini. Banyak terjadi hal-hal yang sebelumnya dianggap biasa saja, sekarang menjadi luar biasa. Misalnya saja, dulu kalau mengambil kayu di hutan itu mah dianggap biasa. Banyak warga masyarakat yang melakukan. Namun, kalau sekarang dengan semakin berkembangnya teknologi. Banyak teknologi yang bisa memudahkan dalam mengambil kayu-kayu di hutan tersebut. Dan karena sering diambil dalam jumlah besar, kayu di hutan pun hampir mendekati “punah”.
Nah, bagi kamu-kamu yang mengaku sebagai anak yang gaul. Apa salahnya coba untuk ikut serta menanam satu pohon saja di rumah. Jadikan lah pohon itu sebagai soulmate kalian yang tentunya harus kalian jaga dan disayang. Jika sudah berhasil “menghidupkan” satu pohon, cobalah untuk menanam pohon kedua, ketiga dan seterusnya. Dengan begitu lingkungan rumah jadi asri dan nyaman. Nah, bagi kamu-kamu yang hobinya nyiptain lagu akan semakin berkembang karena banyak inspirasi yang akan didapat dengan adanya lingkungan yang nyaman. Betul bukan? Jangan lupa juga, untuk menularkan hal yang baik ini ke lingkungan sekitar kita. Target utamanya adalah teman-teman kalian sendiri.
Berikutnya pilihlah tempat nongkrong yang asri seperti di taman atau di tempat rekreasi lainnya yang membuat kita semakin mengerti betapa pentingnya menjaga alam dan hutan. Misalkan saja jika kita lagi nongkrongdi taman kota Pekanbaru. Tentu banyak yang bisa kita ambil hikmah dari tempat tersebut. Seperti salah satunya kondisi danau buatannya yang jauh dari kata indah. Padahal itu merupakan taman kota Pekanbaru. Dari sini kita bisa mengambil pelajaran bahwa menjaga lingkungan itu sangat penting sekali, sangat tidak nyaman bukan melihat kondisi danau yang seperti itu. Padahal banyak cara mudah yang bisa kita lakukan untuk menjaganya, misalkan dengan selalu membuang sampah bekas makanan ke tempat sampah yang disediakan bukan malah membuang ke dalam danau tersebut, sehingga menyusahkan yang membersihkan lingkungan di sana. Atau bisa juga dengan membawakan makanan kecil untuk ibu dan bapak pengurus kebersihan taman itu, sehingga mereka menjadi semakin semangat bekerja. Jadi menjaga lingkungan sekaligus berbuat baik kepada sesama.
Lalu, bagi kamu-kamu yang suka grafity. Tak ada salahnya bukan membuat sebuah pesan lingkungan untuk objek grafitymu. Bayangkan saja jika di sepanjang jalan itu hadir ribuan pesan lingkungan. Paling tidak setiap pengguna jalan akan semakin sadar dengan pentingnya menjaga lingkungan. Semua itu tentu ada tahapannya. Bukan hanya itu saja, siapa tahu juga kita bisa berkreasi dengan menciptakan cat yang lebih ramah lingkungan sebagai bahan dasar untuk membuat grafitynya. Semakin menyenangkan ya menjaga lingkungannya!
Berikutnya untuk masalah kendaraan. Anak gaul tentu identik dengan kendaraan, apalagi sepeda motor yang sangat sering dimodifikasi, Tak ada salahnya bukan sesekali bereksperimen memodifikasi motor, di mana motor itu lebih ramah lingkungan. Misalnya saja, motor yang tidak menggunakan bensin, tapi menggunakan energi angin (ada ya? Hehe). Tentu itu akan sangat unik sekali, dan pastinya kamu sudah turut serta dalam usaha menjaga lingkungan kita ini.
Atau langkah lainnya bisa juga dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor tersebut. Tidak ada salahnya bukan jika menggunaan kendaraan umum atau berjalan kaki. Selain jalan kaki itu menyehatkan kamu juga bisa menemukan banyak hal yang unik di sepanjang jalan. So, intinya setelah saya mendeskripsikan panjang lebar sejak tadi yang penting itu mulai dari diri sendiri. Semangat lestarikan lingkungan.***
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Green Student Journalists | Bloggerized by Lasantha - Tebarkan virus cinta lingkungan | student_lovers_enviroment, Riau Province