Minggu, 04 Desember 2011

GSJ News: Green Festival 2011

Green Festival 2011

<
 
Maraknya isu lingkungan seperti pemanasan global dan perubahan iklim telah menyita perhatian dunia. Saat ini kita telah merasakan sebagaian dari akibatnya seperti perubahan cuaca yang tidak menentu, kekeringan dan meningkatnya panas bumi.

Oleh sebab itu sebagai upaya untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan pemerintah maupun pihak swasta telah banyak melakukan kegiatan lingkungan seperti kampanye maupun even - event green. Salah satunya yang baru - baru ini diadakan adalah Green Festival yang berlangsung selama tiga hari (24-26/11) di monumen pancasila Jalan Dipatiukur Bandung.

Ini merupakan tahun keempat diadakannya green festival yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang betapa pentingnya menjaga dan merawat bumi dari kerusakan lingkungan yang dapat mengancam keberlangsungan hidup manusia.

Acara yang dibuka oleh Walikota Bandung ini disambut antusias oleh masyarakat kota Bandung, khususnya para siswa sekolah yang sengaja datang untuk menyaksikan acara tersebut.

“Acara ini sangat bagus karena mengajarkan kita untuk hidup hijau dan disini saya juga mendapatkan pelajaran mendaur ulang kertas “ ucap Hasna Latifah siswa SMKN 5 Bandung yang mengunjungi acara itu
Green Festival tahun ini mengangkat tema gaya hidupku untuk bumi dan Bandung merupakan kota pertama sebagai tempat penyelengara, karena pada bulan Desember ini, Green Festival juga akan di adakan di Kota Surabaya dan Jakarta. Acara ini di selengarakan oleh 7 perusahaan yang tergabung dalam forum pengagas cinta lingkungan dan bumi yaitu Aqua danone, Pertamina, Kompas, Metro tv,Tupperware, APP dan radio Delta serta bekerja sama dengan pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Ihfani Fathiyah, salah seorang panitia mengatakan kegiatan ini sangat positif dan memberikan manfaat kepada setiap pengunjung selain itu setiap pengunjung juga di beri bibit pohon buah untuk di bawa pulang.

Kegiatan terbagi menjadi dua session yaitu indoor dan out door. Untuk bagian indoor diadakan di dalam sebuah tenda besar yang di dalamnya di bagi menjadi enam zona yaitu zona pohon, zona energi, zona trasportasi, zona air, zona sampah dan zona iklim. Setiap zona memiliki nilai positif dan di jaga oleh panitia yang memberikan informasi seputar zona yang mereka tempati.

Satu dari keenam zona yakni zona tranportasi merupakan zona yang paling banyak di kunjungi oleh siswa, diantaranya SD IT AL MAQUM Bandung. Di zona ini di sediakan sepeda yang bisa dicoba oleh setiap pengunjung sehinga para siswa SD tersebut sangat bersemangat.

“Anak-anak yang di bawa rata-rata berasal dari kelas 2, sekolah kami memang di undang oleh dinas pendidikan untuk menghadiri kegiatan ini. Berada di zona transportasi ini anak-anak diberi pengajaran untuk hemat energi, dan kebetulan sebagaian besar siswa-siswa memang mengunakan sepeda untuk pergi kesekolah “ ucap Maya Metakania guru pembimbing mereka.

Sedangkan untuk kegiatan out door diisi dengan stan -stan dari pemerintah jawa barat, seperti Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah(BPLHD) Jawa Barat, yang membangi-bagikan brosur tentang pemanfaatan kotoran sapi sebagai energy alternative. Kegiatan seperti ini harusnya dapat di adakan di seluruh daerah di Iindonesia agar dapat memberikan pemahaman kepada masayarakat tentang pentingnya menjaga dan merawat bumi. Sebab segala tindakan yang kita lakukan terhadap lingkungan akan berpengaruh besar terhadap keberlangsungan mahkluk di bumi.(edo janfien/gsj/fikom unpad/new)
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Green Student Journalists | Bloggerized by Lasantha - Tebarkan virus cinta lingkungan | student_lovers_enviroment, Riau Province