Rabu, 25 Januari 2012

For Us Bike Community: Fixstop, Gaul dan Tetap Ramah Lingkungan


   Sering kita mendengar ungkapan bahwa menjaga lingkungan saat ini berarti mewariskan lingkungan yang lebih baik untuk generasi muda di masa depan. Namun bagaimana dengan generasi muda sekarang? Pedulikah mereka dengan masa depan sendiri? Masa depan dengan lingkungan yang lebih baik.
   Menjawab hal itu, For Us Bike Community (FBC) berbincang dengan perwakilan generasi muda yang hobi bersepeda, Enda (22). Ia merupakan anggota Fixie Street of Pekanbaru (Fixstop). “Awalnya bersepeda karena hobi,” tutur Enda memulai perbincangan, Jumat (20/1). Namun, tambahnya, sekarang bersepeda lebih kepada kebutuhan. Karena lingkungan kita membutuhkan kita untuk tidak memaksa mereka (lingkungan, red) menghirup karbon dioksida (CO2) dari kendaraan yang kita pakai.
   Oleh karena itu, para anggota Fixstop selalu memakai sepeda untuk pergi ketempat gaul mereka. “yah, gaul dengan sepeda berarti kita pergi main ke tempat-tempat nokrong itu sambil bersepeda. Gak pake kendaraan bermotor lagi. Sekalipun kita punya,” ujar Alumni Politeknik Caltex Riau itu.
   Pria yang hanya menginginkan disebut dengan nama Enda itu juga menceritakan tentang jadwal Fixstop gowes.  Ada dua jadwal, pertama siang dan sore hari. Jadwal Fixstop gowes malam adalah Rabu dan Jumat malam. “Malam sekitar jam delapan kita akan berkumpul dulu di Jalan Diponegoro tepatnya di depan patung perjuangan, kemudian setelah dirasa oke, kita akan jalan ke pruna MTQ. Di sanalah tempat kita bisa latihan freestyle Fixie sambil ngungkapin, anak muda juga bisa jaga lingkungan tanpa ketinggalan untuk gaul,” terang Enda.
   Jadwal kedua dilakukan pada sore hari. Namun ini tidak tentu, setelah jadwal sore biasanya kita akan informasikan secara internal, tambah Enda. Hal unik lain dari komunitas ini adalah tidak adanya hirearki senioritas atau struktur organisasi baku. “Siapa yang gabung, ikut aja pas kita lagi gowes, udah deh, gabung sama kita,” tutur karyawan kontraktor itu.
   Kegiatan lain komunitas dengan anggota sekitar  70 tersebut juga selalu hadir di Car Free Day setiap Ahadnya. “Bersepeda merupakan aktivitas yang menyehatkan dan ramah lingkungan. Namun semahir apapun kita bersepeda, harus tetap utamakan keselamatan (safety),” pesan Enda.(tya-gsj)

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Green Student Journalists | Bloggerized by Lasantha - Tebarkan virus cinta lingkungan | student_lovers_enviroment, Riau Province