Senin, 20 Februari 2012

Info Cagar Biosfer: Asau, Subur di Tasik Betung

   Asau merupakan tanaman yang tumbuh subur di Tasik Betung Kecamatan Mandau, Kabupaten Siak. Hampir diseluruh zona di cagar biosfer tumbuhan ini ditemukan. Tumbuhan ini juga dikenal dengan sebutan pandan berduri. Tanaman ini sangat populer dimasyarakat karena manfaatnya.

   Tanaman Asau merupakan tumbuhan monokotil dari Genus pandanus. Sebagiannya banyak tumbuh dipantai-pantai tropika. Tumbuhan ini mempunyai ciri dengan daun yang memanjang dan dominan pinggirannya berrigi. Akarnya besar dan tungang sehingga mampu menopang tumbuhan ini untuk tetap kokoh.

   Di Tasik Betung, tumbuhan ini tumbuh liar di air hitam. Masyarakat setempat meyakini, bahwa dibawah akar tumbuhan ini terdapat banyak ikan yang berdiam didalamnya. Maka tidak heran bahwa masyarakat banyak memasang lukah (alat penangkap ikan dari bambu) disekitar asau. Adapaun ikan-ikan yang sering didapat oleh masyarakat tersebut adalah Rindungan Bulan, Gabus dan ikan sepat. 

   Dengan keberadaan tanaman asau ini, masyarakat setempat dapat menerima manfaat serta membantu meningkatkan potensi alam yang ada. Namun hingga saat ini, belum ada pendampingan masyarakat dalam memanfaatkan dan memberdayakan tanaman asau tersebut. Hal tersebut dikarenakan masih ada sebagian masyarakat yang belum mengenal GSK-BB.

   Tumbuhan Asau ini merupakan satu diantara jembatan bagi masyarakat untuk meningkatkan perekonomian. Maka dari itu, teramat disayangkan jika masyarakat Riau belum mengenal kekayaan alamnya sendiri.(pia-gsj/new)
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Green Student Journalists | Bloggerized by Lasantha - Tebarkan virus cinta lingkungan | student_lovers_enviroment, Riau Province