Kamis, 14 Februari 2013

Tahun Baru, Merapi Ramai Di Kunjungi



    SEKITAR 820 orang para pendaki, ramai mengunjungi gunung merapi untuk menyambut datangnya tahun 2013.Gunung yang berada dekat dengan kota Bukittinggi, tepatnya di sekitar Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatra Barat itu terhitung sejak abad 18 hingga 2008 tercatat kira-kira sudah 454 kali meletus. Sebanyak, 50 kali diantaranya dalam skala besar, sedangkan sisanya dalam skala kecil dengan mengeluarkan abu belerang.
Mekipun Upika (Unsur Pimpinan Kecamatan) Kecamatan X Koto telah mengatakan status gunung merapi itu waspada level 2, akan tetapi para pendaki tetap melakukan pendakiannya karna sudah jauh-jauh datang dari berbagai daerah.
Pendakian ramai dikunjungi mulai dari tanggal 30 Desember 2012 sampai dengan tanggal 2 Januari 2013. Para pendaki yang datang tidak hanya berasal dari Sumatra Barat saja, akan tetapi juga berasal dari berbagai daerah dan juga berbagai komunitas-komunitas pecinta alam. Seperti halnya Klayapan, Slankers, Himpala dari Semarang, bahkan juga ada turis manca negara yang berasal dari Perancis juga turut memeriahkan acara tahun baru di Gunung Merapi.
"Setiap pendaki apabila akan melakukan pendakian harus registrasi terlebih dahulu di pos lapor yang telah di sediakan. Begitu juga apabila akan turun juga harus melaporkan kepada petugas pos agar tidak terjadi yang tidak di inginkan." ujar Indra Rahman selaku petugas pos.
Walaupun petugas telah melarang para pendaki agar menjauhi kawah dalam radius 100 meter, akan tetapi para pendaki tetap nekad melakukan pendakian hingga mencapai Taman Edelwis yang letaknya di sebalik kawah tersebut. Karna pendaki yang tidak mematuhi aturan-aturan itu, salah seorang pendaki yang berasal dari Kota Bukittinggi terjatuh kedalam jurang yang berketinggian lebih kurang 10 meter. Hingga akhirnya tim SAR bergegas melakukan penyelamatan darurat kepada korban dan akhirnya berhasil di selamatkan.(boim-gsj/dac)




Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Green Student Journalists | Bloggerized by Lasantha - Tebarkan virus cinta lingkungan | student_lovers_enviroment, Riau Province