Senin, 18 Juli 2011

Green Teacher (Karyatin, S.Pd. ): Kombinasi IPS dan IPA

Kombinasi IPS dan IPA


KONDISI lingkungan global saat ini benar- benar sangat  memprihatinkan sekali. Hal ini terbukti dengan banyaknya lingkungan serta alam kita yang telah tercemar, seperti pencemaran limbah pabrik, Kemudian penebangan hutan sembarangan, tradisi ladang berpindah, pembakaran hutan untuk areal perkebunan baru dan sebagainya. Meskipun terdengar sudah kuno, namun kerusakan alam akibat hal-hal di atas masih sering terjadi di Indonesia. 
Semua itu tidak terlepas dari perilaku manusia. Sebab manusia sebagai bagian dari alam memiliki peran dengan persentasi tinggi terhadap kerusakan lingkungan. Namun manusia juga berperan besar terhadap perbaikan itu kembali. 
Secara umum, hal-hal yang bisa di lakukan untuk menumbuhkan kesadaran public antara lain melalui kegiatan penyuluhan akan kesadaran peduli terhadap lingkungan. Kemudian kita juga harus konsisten terhadap program-program lingkungan, misalnya  penanaman seribu pohon.
Sebagai seorang pendidik, guru memiliki peran vital dalam memberikan rasa memiliki dan mencintai lingkungan kepada para siswa. Terutama siswa-siswa Sekolah Dasar. Sebab di sini mereka di kenalkan pada basic berbagai pengetahuan.
Oleh karena itu, mulailah dengan mengajarkan tentang hakekat dari lingkungan tersebut kepada para siswa kita. Lingkungan merupakan wilayah yang ada disekitar kita, terbagi ke dalam dua bagian yaitu lingkungan alami dan lingkungan buatan. 
Baik lingkungan alami maupun lingkungan buatan semuanya memerlukan kepedulian dari kita untuk tetap menjaganya agar berjalan dengan seimbang. 
Konsep kita sebagai seorang pendidik untuk memberikan pemahaman menjaga/cinta terhadap lingkungan kepada siswa-siswi tertuang pada pembelajaran Ilmu pengetahuan Sosial (IPS) dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Dalam mata pelajaran ini telah memuat bagaimana menjaga lingkungan, bagaimana mencintai lingkungan ini, apa saja dampak buruk akibat rusaknya lingkungan dan pemanasan global. 
Selain itu terapkan juga dalam kehidupan sehari-hari siswa-siswi kita untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekolah, selalu merawat dan memelihara taman sekolah, tidak membuang sampah sembarangan dan sebagainya.
Dengan diajarkannya tentang arti mencintai lingkungan berarti telah menanamkan konsep “ Sadar dan peduli terhadap lingkungan “ sejak dini. Apabila mulai Sekolah Dasar (SD) anak telah sadar dan peduli terhadap lingkungan, nantinya ini akan berdampak pada pemikirannya ke depan. Sehingga akan mencetak   generasi yang cinta lingkungan dan peduli lingkungan. “Ingat penanaman konsep yang salah di Sekolah akan berpengaruh terhadap perilaku anak di kemudian kelak “.
Caranya selain mempelajari  Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial juga dengan melatih dan membiasakan anak sejak SD untuk selalu menjaga lingkungan disekitar anak, tidak merusak taman sekolah, tidak membuang sampah sembarangan, menanam kembali bunga-bunga dan tanaman yang telah tua di taman sekolah.
Meskipun banyak dari kita yang terkadang beranggapan bahwa IPS dan IPA adalah dua konsep yang berbeda dan tidak memiliki hubungan sama sakali. Namun hakekatnya kedua ini saling terkait. ***

Kiriman:
Karyatin, S.Pd.
Kepala Sekolah SDN 007 Mayang Sari, Pangkalan Lesung
Pelalawan
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Green Student Journalists | Bloggerized by Lasantha - Tebarkan virus cinta lingkungan | student_lovers_enviroment, Riau Province