Selasa, 15 November 2011

GSJ News: Belajar Lingkungan Hidup di SMAN 8 Pekanbaru

Belajar Lingkungan Hidup di SMAN 8 Pekanbaru
 
 MARS DAN BLOG: SMAN 8 Pekanbaru membuat mars dan blog hijau untuk mata pelajaran lingkungan hidup.

Seperti sekolah-sekolah berwawasan lingkungan lainnya, SMA Negeri 8 Pekanbaru memiliki mata pelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH). Mata Pelajaran ini mempelajari segala seluk beluk tentang alam dan pelestarian lingkungan. Pelajaran ini dikemas semenarik mungkin dan tidak diajarkan dengan sistem yang monoton sehingga tidak membuat siswa merasa bosan mempelajarinya. Salah satu sistem belajar PLH di sekolah ini adalah dengan membuat blog yang bertemakan lingkungan. Di blog itu siswa dapat memposting tugas-tugas, artikel-artikel atau apapun yang berhubungan dengan lingkungan. Blog ini juga dimaksudkan untuk membicarakan tentang masalah lingkungan hidup di dunia.

“Masalah kerusakan lingkungan hidup bukan hanya isu lokal saja, namun juga merupakan isu dunia,” ujar Oan Hasanuddin, pelopor munculnya mata pelajaran PLH.

Guru yang akrab dipanggil Abi ini juga mengatakan bahwa SMAN 8 Pekanbaru sudah ‘berbicara’ di tingkat nasional. Namun, belum ‘angkat suara’ di tingkat internasional. maka, ia memilih untuk membuat siswa-sisiwi SMAN 8 Pekanbaru membicarakan tentang masalah lingkungan dan isu-isu global melalui blog. Karena selama penyedia blog seperti blogger dan wordpress masih eksis, maka karya-karya dan artikel-artikel yang ada di blog tersebut juga masih eksis.

Selain itu, blog bebas digunakan dan dibaca oleh siapapun serta tidak dipungut biaya. Selain itu, ia juga menyatakan bahwa belajar itu tidak harus monoton dan kaku, terkurung oleh empat dinding yang disebut kelas.

Selain memberikan tugas membuat blog, peraih penghargaan guru berprestasi tingkat nasional ini juga memberikan tugas membuat video klip mars PLH. Mars PLH ini merupakan ciptaannya sendiri. Ia memberikan tugas ini dengan tujuan agar siswa-siswi SMAN 8 Pekanbaru ikut menyebarkan atau mengkampanyekan tentang lingkungan hidup di dunia internasional.

“Act locally think globally”, ungkapnya ketika ditemui diruangannya. Video clip yang telah di posting di blog dan youtube ini telah menyebar di seluruh dunia dan diambil oleh beberapa website. Ini merupakan respon positif yang memacu siswa-siswi SMAN 8 Pekanbaru untuk berkarya.

Tidak hanya itu, ia juga memberikan tugas kepada siswa-siswi SMA Negeri 8 Pekanbaru untuk membuat karya nyata yang menggunakan barang-barang bekas sehingga ramah lingkungan dan merupakan salah satu upaya mengurangi adanya sampah dan limbah.

“Ini merupakan bentuk nyata tindakkan penyelamatan bumi dan bukan hanya sekadar kata-kata saja tapi juga dapat mengembangkan inovasi, kreatifitas dan motivasi siswa” tuturnya.(nurin-gsj/new)
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Green Student Journalists | Bloggerized by Lasantha - Tebarkan virus cinta lingkungan | student_lovers_enviroment, Riau Province