Senin, 04 Juni 2012

Wako Resmikan Taman Adiwiyata

 













BERSEMPENA Hari Lingkungan Hidup se-dunia yang jatuh setiap tanggal 5 Juni, SMA Negeri 8 Pekanbaru melaksanakan gerakan seribu bunga di lingkungan SMAN 8 . Kegiatan yang berlangsung pada Senin (28/5) lalu ini, diawali dengan upacara bendera. H Firdaus ST MT, yang juga Wali Kota Pekanbaru bertindak sebagai inspektur upacara (irup).

Saat upacara berlangsung, disamping setiap siswa dan para majelis guru terdapat satu buah bunga. Tidak hanya para siswa SMAN 8 Pekanbaru, siswa materikulasi pun juga diwajibkan membawa satu buah bunga. Bunga- bunga tersebut merupakan bunga pucuk merah yang nantinya akan ditanam di Taman Adiwiyata SMAN 8 Pekanbaru.

Walikota Pekanbaru beserta rombongan tiba pukul 07.30 WIB di SMAN 8 dan disambut hangat oleh warga SMAN 8. Terlihat juga karangan bunga yang terbuat dari daur ulang limbah plastik di depan lobi. Meski di bawah teriknya sinar matahari pagi, upacara ini tetap berlangsung khitmad.

Walikota mengaku menyambut baik kegiatan ini. “Saya menyambut baik kegiatan dan program-program SMAN 8 ini. Dengan adanya aksi-aksi yang nyata seperti ini, menunjukkan bahwa SMAN 8 memang sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan,” tutur Walikota Pekanbaru.

Dalam pelaksanaan upacara, Tim Seribu Bunga yang merupakan Ketua OSIS dan Ketua dari masing-masing kelas menyerahkan bunga secara simbolis kepada Walikota Pekanbaru beserta rombongan. Ketua Osis SMAN 8 menyerahkan bunga kepada Walikota dan ketua-ketua kelas menyerahkan bunga pada rombongan yang tiba bersama Walikota.

Setelah itu, dilanjutkan dengan peresmian Taman Adiwiyata dan Bank Sampah SMAN 8 oleh Walikota Pekanbaru. Peresmian itu dilakukan dengan penandatanganan prasasti Taman Adiwiyata dan Bank Sampah yang dilakukan Walikota Pekanbaru H Firdaus ST MT dan pengguntingan pita Bank Sampah kerjasama SMAN 8 dengan Dallang Collection. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kenang- kenangan kepada Walikota Pekanbaru yang merupakan hasil karya siswa sendiri.

Rombongan yang hadir saat itu, Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru, Drs H Yuzambri Yakub, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Pekanbaru, Drs Adriman, Komite Firdaus Ces, Camat Sail, Kepala Puskesmas Sail, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), WWF, PTE Regional Sumatera dan orang tua siswa.

Di akhir upacara, H Firdaus ST MT beserta rombongan melakukan penanaman bunga pucuk merah di halaman SMAN 8. Penanaman ini juga melibatkan majelis guru dan siswa-siwi SMAN 8 sendiri. Usai penanaman, Walikota Pekanbaru beserta rombongan melihatlihat bazaar dan pameran daur ulang limbah plastik dan kompos hasil produksi siswa.

Kegiatan ini berakhir dengan ramah-tamah dan foto bersama Walikota beserta rombongan dengan para majelis guru. Pihak sekolah sendiri berharap agar kegiatan ini bermanfaat dan menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan di dalam diri masing-masing peserta upacara.
“Pada kegiatan yang sederhana ini, sekolah sendiri berhara p agar kita semakin peduli terhadap lingkungan, tidak hanya lingkungan SMAN 8, tetapi juga lingkungan setempat. Semoga ilmu ilmu tentang pengolahan sampah ini bisa diterapkan di rumah masing-masing. Apalagi para siswa sudah diajarkan prinsip 8R. Dan juga semoga ini juga bisa memotivasi sekolah-sekolah maupun pihak lain,” ujar Nurhafni MPd, Wakasek Humas SMAN 8 Pekanbaru (yayang-gsj/dac

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Green Student Journalists | Bloggerized by Lasantha - Tebarkan virus cinta lingkungan | student_lovers_enviroment, Riau Province