Senin, 06 Agustus 2012

Ajak Keluarga Bersepeda

ISTIRAHAT: Selepas gowes, berfoto bersama menjadi salah satu plihan keluarga Abi Karyanto . Bagi keluarga ini bersepeda adalah upaya untuk lebih mendekatkan sesama anggota keluarga.
TIDAK ada rotan akarpun jadi, tidak ada teman gowes, keluargapun jadi untuk diajak bersepeda bersama-sama. Selogan inilah yang sering diucapkan oleh Abi Karyanto yang cukup sering bersepeda bersama seluruh anggota keluarganya.
“Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk membudayakan kegiatan bersepeda, salah satunya dapat kita mulai dengan mengajak keluarga kita sendiri untuk bersepeda bersama-sama,” terang Abi Karyanto kepada Riau Pos Bike Community.
Lebih lanjut pria yang saat ini bekerja sebagai supervisor administrasi dan keuangan di PLTD Teluk Lembu ini mengatakan, bersepeda bersama seluruh anggota keluarganya te lah lama dilakukannya. Paling tidak sekali sebulan telah menjadi agenda wajib bagi seluruh anggota keluarganya. Yang mana seluruh anggotanya berjumlahkan lima orang.
“Setiap sebulan sekali paling tidak kami memiliki agenda rutin, biasanya kami menyebutnya dengan Bike to Eat atau bersepeda bersama-sama menuju tempat makan bersama-sama. Itu biasanya kami lakukan setiap akhir bulan sekali dalam sebulan,” tambah Abi Karyanto yang juga bekerja sebagai Pranotocoro di setiap pernikahan adat jawa ini.
Banyak manfaat yang dapat kita rasakan jika kita mengajak seluruh anggota keluarga kita untuk bersepeda bersama-sama. Hal ini dikarenakan bersepeda tidak bisa kita pisahkan dari kehidupan kita sehari-hari. Seperti dapat memupuk rasa kebersamaan antar anggota keluarga untuk terus bersama-sama. Selain itu juga bisa mengurangi ego antar anggota keluarga. Dengan saling menunggu saat gowes bersama-sama.
“Apalagi jika gowesnya ditanjakan, disini ego kita memang diuji. Oleh karena itu banyak orang yang mengatakan jika menanjak janganlah melihat keatas tapi lihatlah kebawah, karena jika kita melihat keatas maka dengan melihat jarak yang jauh maka semangat kita akan terpatahkan. Beda halnya jika kita terus mengayuh dengan hanya melihat kebawah,” terang Abi Karyanto yang dirumahnya juga memiliki sebuah sepeda ontel unik dengan balutan batik kepada Riau Pos Bike Community.
Selanjutnya, pria yang juga tergabung dalam anggota Bike to Work Pekanbaru ini juga berpesan. Bersepeda sendirian asik, berdua lebi asik tapi jika beramai jauh lebih seru dan asik. Selain itu pria yang juga hobi menulis ini juga mengatakan dengan berseoeda maka kita telah menjaga tali silahturahmi sesama kita. Misalnya dengan saling tegur sapa setiap berselisih jalan dengan pesepeda lain, seperti membunyikan kring-kring sepeda. (teguh-gsj/dac)
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Green Student Journalists | Bloggerized by Lasantha - Tebarkan virus cinta lingkungan | student_lovers_enviroment, Riau Province