Senin, 08 Oktober 2012

Batik dan Onthel Menjadi Satu

BERDASARKAN sejarahnya, batik dan juga onthel merupakan peninggalan yang sangat bersejarah yang perlu untuk dilestarikan dan juga harus dimasyarakatkan. Hal itulah yang coba dilakukan oleh Abi Karyanto. Cara unik yang coba dilakukannya yakni dengan menyatukan sepeda onthel dengan batik.
Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai supervisior administrasi dan keuangan PLTD Teluk Lembu PLN sektor Pekanbaru ini membalut beberapa bagian sepeda onthelnya dengan  batik.
“Batik dan onthel merupakan bukti sejarah yang istimewa,” terang Abi Karyanto saat ditanya kenapa dia memilih menyatukan batik dan juga onthel kepada Riau Pos Bike Community.
Selain itu, ia juga mengatakan onthel sejatinya sama dengan batik yang sama-sama fleksibel, bisa dipakai oleh siapa saja, kapan saja, dimana saja serta pada acara apa saja.
Sejarahnya, pria yang sehari-harinya bersepeda menuju kantor ini hanya ingin memasukkan unsur batik pada sepedanya. Jadilah sepeda onthel yang merupakan peninggalan dari orang tuanya itu dibalut dengan stiker bermotifkan batik.
Sama-sama tua, tapi setiap orang yang melihat batik dan juga onthel pasti akan tertarik. Apalagi jika kedua-duanya disatukan. Kemanapun kita pergi pasti akan menjadi perhatian orang sekitar kita. Itulah yang ada dalam pikiran Abi Karyanto saat ditanya perasaan kita menggunakannya.
Bertepatan dengan jatuhnya hari memperingati batik nasional pada 2 Oktober lalu, Abi Karyanto juga berharap agar masyarakat dapat terus menjaga peninggalan-peninggalan bersejarah zaman dulu serta melestarikannya. (teguh-gsj/dac)


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Green Student Journalists | Bloggerized by Lasantha - Tebarkan virus cinta lingkungan | student_lovers_enviroment, Riau Province