Rabu, 31 Oktober 2012

Ikut Burung Hantu Nite Ride 2012 Jamboree

SEBANYAK 22 peserta rombongan Bagan Sinembah Community (BSC), 20-21 Oktober 2012 lalu mengikuti Burung Hantu Nite Ride Jamboree 2012 di Ayer Keroh Malaysia.
Siswaja Muljadi Ketua BSC mengatakan, semula rombongan yang sedianya berjumlah 25 orang akhirnya hanya bisa berangkat 22 orang. Itu karena berbagai halangan, sehingga 3 orang peserta membatalkan perjalanan bersepeda ke Malaysia.
Peserta dari Bagan Sinembah FBC terdiri 3 wanita dan 19 pria ini, sudah mengantongi izin dari Dewan Pengurus Daerah Komite Sepeda Indonesia (KSI) Provinsi Riau Drs H Zuher MS dan Upika Bagan Sinembah.
Para peserta berangkat tanggal 19 Oktober 2012 dari pelabuhan laut Dumai. Setelah sampai di Malaka, menginap di Home Stay Malaka. Tim BSC baru memulai perjalanannya tepat tanggal 20 Oktober 2012. Dari sini rombongan BSC melakukan perjalanan naik sepeda sejauh 7 kilometer ke Ayer Keroh. Pada sorenya jam 18.00 waktu Malaka, mendaftar ulang dan siap-siap mengikuti kegiatan bersepeda. Berhubung nama kegiatan adalah Burung Hantu Nite Ride 2012 Jamboree, maka kegiatan bersepeda dilakukan pada malam hari. Dimulai jam 20.00 malam sampai jam 2 pagi subuh.
Jarak tempuh event Burung Hantu 2012 Jamboree  ini, menempuh jarak 43 km, dengan 3 kali check point, dan 2 kali makan pisang. Jumlah peserta secara keseluruhan mencapai 2.500 orang dan berasal dari berbagai negara, seperti Singapure, Thailand, Inggris serta Indonesia. Bagan Sinembah Fun Bike Community merupakan satu-satunya rombongan peserta yang berasal dari Indonesia.
Para peserta yang mengikuti acara Burung Hantu 2012 Nite Ride Jamboree telah mempersiapkan diri selama sebulan terakhir. “Kami secara kontinue melakukan persiapakan fisik dengan mencoba melakukan Fun Bike tanpa berhenti menempuh jarak 20 km dengan medan yang bervariasi dari jalan aspal sampai memasuki kebun sawit.
Dengan berlatih seminggu 3 kali, agaknya persiapan yang dilakukan oleh anggota BSC dirasa cukup dan siap mengikuti event ini. Pengalaman bersepeda diluar negri oleh para peserta BSC merupakan pengalaman pertama. Mudah-mudahan dapat menambah wawasan dan pengalaman dalam bersepeda.
Anggota BSC mencoba membudayakan kegiatan bersepeda di Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir. Kegiatan bersepeda sekarang ini seolah-olah kalah kelas dibandingkan dengan sepeda motor. Karena itu, melalui Moto “Hidup Sehat dengan Bersepeda” salah satu upaya untuk membangkitkan semangat bersepeda bagi anak anak sekolah. Banyak para orang tua yang secara keliru mendidik anak mereka dengan terlalu dini memperkenalkan sepeda motor. Sehingga pada akhirnya membahayakan keselamatan jiwa anak.(dac)


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Green Student Journalists | Bloggerized by Lasantha - Tebarkan virus cinta lingkungan | student_lovers_enviroment, Riau Province