Rabu, 07 November 2012

Mereka Ingin Jadi Sobat Bumi

PEKANBARU (RP)- Sebanyak sepuluh guru dan kepala sekolah di Kota Pekanbaru berkumpul di SDN 83 Bukitraya, Senin (29/10) lalu. Meski didaulat untuk mengikuti prgram motivasi ‘’Seven Habit’’ yang dilaksanakan oleh Pertamina Foundation, namun, ada satu geliat yang sebenarnya sedang mereka bangun, yakni memiliki sekolah yang bersahabat dengan bumi.
Sebuah program yang digagas dalam upaya membangun kesadaran peduli lingkungan yang dimulai dari lingkungan di sekitar sekolah.
Ada beberapa program yang diperkenalkan oleh SDN 83 sebagai sekolah percontohan Sekolah Sobat Bumi, yakni mulai dari pengelolaan lingkungan sekolah yang bersih dan asri, pengelolaan dan pengolahan sampah menjadi kompos dan barang daur ulang, polisi lingkungan, sampai urusan kantin sekolah yang bersih dan sehat bagi warga sekolah.
‘’Ya, awalnya memang hanya sebatas untuk program ‘’Seven Habit’’. Tapi, kita pikir karena kita juga harus membina sekolah-sekolah lain, maka kita mengajak mereka untuk melihat dan bisa merasakan suasana yang ada di sekolah ini,’’ jelas Umi Salmah, kepala SDN 83 Bukitraya.
Sebagai sekolah peraih program Sekolah Sobat Bumi atau SSB, pihaknya ingin membangun sebuah kesadaran bersama bahwa upaya menyelamatkan lingkungan bisa dimulai dari sekolah.
‘’Ya, saya sendiri juga tak bisa hanya memerintah. Jadi jangan heran kalau ketemu saya sedang menyapu di sekolah. Karena, sebenarnya yang penting dari program ini adalah keteladanan bersama yang bisa dicontoh oleh para siswa,’’jelasnya.
   Beberapa sekolah yng sempat ditemui Riau Pos mengaku senang bisa berada di sekolah yang akan menjadi pembina mereka ini. Meski sebagian dari pogram yng dilaksanakan di SDN 83 sudah dilakukan di sekolah tersebut, namun, mereka berharap bisa mendapatkan sesuatu yang lebih lagi untuk bisa diterapkan di sekolah mereka.
  ''Kita sudah laksanakan beberapa diantara program pengelolaan lingkungan ini, tapi yang paling sulit itu adalah mengubah perilaku anak untuk peduli persoalan lingkungan. Namun, disinilah tantangannya,''ungkap salah seorang  kepala sekolah.(bud)

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Green Student Journalists | Bloggerized by Lasantha - Tebarkan virus cinta lingkungan | student_lovers_enviroment, Riau Province